Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
Mazmur 23 : 1
Pernahkah saudara merasakan sukacita dan kedamaian yang datang dari menyaksikan Tuhan turun tangan untuk membantu saudara dalam situasi yang tampaknya mustahil untuk diselesaikan? Mari kita lihat bagaimana Daud menemukan kedamaian dan sukacita dalam Mazmur 23. Mengetahui bahwa Tuhan memenuhi peran ini dan bahwa saya tidak akan kekurangan apa pun memberi saya kedamaian.
Daud menggambarkan kedamaian, “Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;” (ayat 2). Hidup tidak mudah, tidak adil, dan kenyataannya terkadang menghabiskan semua energi yang kita miliki. Tapi di sini, Daud mengingatkan kita :
- “Ia menyegarkan jiwaku”
- “Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya”
- “Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya”
- “sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.” (ayat 3, 4)
Ketakutan adalah emosi alami manusia. Dunia saat ini sedang dalam kekacauan. Bahaya ditemukan di banyak tempat, namun Daud menegaskan kepercayaannya kepada Tuhan dalam ayat 4. Kita tahu bahwa batasan digunakan dalam cinta. Dengan cara ini, tongkat mewakili batasan yang Tuhan berikan kepada kita melalui Firman-Nya. Dan adapun tongkat-Nya, itu digunakan untuk mengarahkan kita dan menunjukkan jalan-Nya kepada kita.
Saya suka ayat 6, “Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah Tuhan sepanjang masa.” Kita dapat menegaskan bahwa jika kita bersama Tuhan bahkan melalui lembah, Gembala kita akan membawa kebaikan dan kasih ke dalam kehidupan kita.