Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, Jemaat Sudiang (GMAHK-Sudiang), berada dalam wilayah pelayanan Konferens Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara.

Tidak Basuh Tangan Haram?

Pekabaran Matius 15 : 11, Tentang Yesus Melanggar Basuh Tangan

Matius 15 : 1-2, 10-11, 18-20

Kemudian datanglah beberapa orang farisi dan ahli taurat dari yerusalem kepada Yesus dan berkata: “Mengapa murid-murid Mu melanggar adat istiadat nenek moyang kita? Mereka tidak membasuh tangan sebelum makan”

Lalu Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka:

“Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang. Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang. Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat. Itulah yang menajiskan orang. Tetapi makan dengan tangan yang tidak dibasuh tidak menajiskan orang”

Kesimpulan Matius 15 : 2, 10-11, 18-20, yakni, orang yahudi ingin mencari kesalahan Yesus, sehingga Yesus di persalahkan orang yahudi melalui murid-murid Nya tidak basuh tangan sebelum makan; Mengapa murid-murid-Mu melanggar adat istiadat nenek moyang kita? Mereka tidak membasuh tangan sebelum makan (Matius 15 : 2). Kemudian Yesus menentang adat istiadat orang yahudi, sebagai berikut; Matius 15 : 11 “Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang”. Jadi Matius 15 : 11 adalah ayat yg digunakan Yesus untuk menentang adat istiadat orang yahudi.


Jadi orang yahudi menganggap Yesus berdosa, tidak basuh tangan sebelum makan, padahal basuh tangan cuma adat istiadat, bukan perintah Allah. Jadi orang yahudi sangat membenci Yesus, padahal Yesus tidak pernah berbuat dosa. Dan seandainya murid-murid Nya makan yang haram pada saat itu, pasti bukan lagi basuh tangan yg di pakai orang yahudi untuk mempersalahkan Yesus, tetapi ia menggunakan perintah Allah tentang makanan yg haram.


Dan Matius 15 : 11, di sebutkan Yesus, bukan karena Yesus melanggar perintah tentang yg haram, tetapi Yesus menyebutkan Matius 15 : 11 karena Yesus melanggar adat istiadat orang yahudi tentang basuh tangan (ayat 2 dan 20).


Jadi Matius 15:11, bukanlah memperbolehkan kita makan yg haram, karena Yesus tidak pernah melanggar perintah Allah, dan itu dipakai sebagai penjelasan oleh Yesus karena Yesus ditegur masalah adat istiadat, mengenai basuh tangan, tetapi Yesus menjawab; makan tanpa basuh tangan, tidak lah berdosa kita, sebab makanan itu cuma masuk di mulut dan keluar di jamban, dan yg di maksud makanan adalah makanan yang di makan orang yahudi, yang sudah di tuliskan firman Tuhan. Dan Yesus adalah orang yahudi, tidak makan yg haram. Dan perlu kita tahu; bahwa makanan haram lah yang paling banyak menimbulkan bibit kanker di dalam tubuh manusia, maka dari itulah Tuhan haramkan, sebab tidak baik untuk kehidupan setiap umat pilihan Allah.


Jadi jangan gunakan Matius 15 : 11 untuk melawan Allah dengan makan makanan yg haram; apa yang sudah di firmankan Tuhan tidak pernah berubah, jadi jangan batalkan perintah Allah tentang yg haram.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *