Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, Jemaat Sudiang (GMAHK-Sudiang), berada dalam wilayah pelayanan Konferens Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara.

Roh Kudus Adalah Allah

Penulis :
Kathleen-Jonathan Kuntaraf

Selama tanah itu tidak dijual, bukankah itu tetap kepunyaanmu, dan setelah dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam kuasamu? Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah.

Kisah Para Rasul 5 : 4

Kata-kata didalam ayat inti diatas disebutkan oleh Petrus kepada Ananias yang telah berdosa kepada Roh “Kudus, “engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah”. Ini menunjukan bahwa Alkitab menganggap Roh Kudus sebagai Allah. Sebelum itu, Yesus sendiri telah menyatakan bahwa dosa yang tidak dapat diampuni ialah “hujat terhadap Roh Kudus”, sebagaimana tertulis dalam Matius 12 : 31, 32; bahwa, “Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni. Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datang pun tidak” Hal ini hanyalah benar apabila Roh Kudus itu sebagai Allah.


Alkitab juga menghubungkan sifat-sifat Ilahi kepada Roh Kudus. Ia adalah kehidupan. Paulus menyatakan Roh Kudus sebagai “Roh, yang memberi hidup” (Roma 8 : 2). Ia adalah kebenaran. Kristus menyebutNya “Roh Kebenaran” (Yohanes 16 : 13). Ungkapan “kasih Roh” (Roma 15 : 30) dan “Roh Kudus Allah”, menunjukkan bahwa kasih dan kekudusan adalah bagian sifat-Nya.


Roh Kudus adalah mahakuasa. Ia mengaruniakan karunia roh “kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendakiNya” (1 Korintus 12 : 11). Ia juga maha hadir seperti di ungkapkan Yesus bahwa Ia akan “menyertai” umatnya “selama-lamanya” (Matius 28 : 20)  Tidak seorang pun yang dapat melepaskan diri dari pengaruh-Nya (Mazmur 139 : 7-10). Ia juga mahatahu, sebagaimana tertulis dalam 1 Korintus 2 : 10, 11 bahwa “kepada kita Allah telah menyatakannya oleh Roh, sebab Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah. Siapa gerangan di antara manusia yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah” 


Pekerjaan Allah juga ada hubungannya dengan Roh Kudus, sebab penciptaan dan penebusan melibatkannya. Misalnya Ayub berkata, “Roh Allah telah membuat aku, dan nafas Yang Mahakuasa membuat aku hidup” Ayub 33 : 4. Dan Paulus juga mengatakan, “Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu” (Roma 8 : 11)


Roh Kudus adalah setara dengan Allah Bapa dan Allah Anak, terlihat dalam baptisan (Matius 28 : 19) dan doa berkat (2 Korintus 13 : 14). Kita bersyukur sebab ketiga pribadi ke-Allah-an bekerja sama untuk keselamatan kita. Kiranya kita senantiasa mau dipimpin oleh Roh Kudus-Nya.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *